Oli Mobil Terbaik Dokter Mobil

[fancy_heading h1=”1″ icon=”” title=”Oli Mobil Terbaik”][/fancy_heading]

Sekarang anda bisa tahu Cara Memilih Oli Mobil TERBAIK, yang dapat Membuat Bahan Bakar Lebih Hemat dan Umur Mesin Lebih Panjang.

“ Setiap penjual oli pasti bilang bahwa oli yang mereka jual terbaik untuk mobil mereka. Tetapi apakah data ini valid ?? “

Jika anda masuk ke satu toko oli, dan ternyata dia menjual 10 lebih merk oli dan anda bertanya ? Oli mana yang bagus buat mobil saya ? Saya jamin yang menjawab itu tidak mengerti soal Oli Mobil Terbaik untuk anda. Yang dia tahu adalah Oli Mobil mana yang insentifnya paling besar untuk di akhir bulan. Setuju ?

Setiap Pemilik mobil merasakan:

  1. Mobil kurang bertenaga dan ngelitik ( Knocking )
  2. Setelah ganti oli mobil, pemakaian melewati 1.000 – 2.000 Km, mesin mobil terasa lebih berat.
  3. Mobil menjadi lebih boros
  4. Asap knalpot menjadi hitam dan bau
  5. Suara mesin lebih berisik
  6. Tidak tahu apakah Oli yang mereka beli ASLI / DAUR ULANG ( Sudah banyak custumer yang tertipu karena membeli oli Daur Ulang dengan harga sedikit lebih murah dari pasaran )

Mengapa di Dokter Mobil hanya menjual 1 jenis OLI MOBIL ?

Untuk mengenal lebih jauh tentang oli mobil, hal pertama yang harus kita ketahui adalah Pengolongan Oli Mobil. Pada dasarnya oli mobil dibagi menjadi 5 grup, grup 1 dan 2 adalah berbahan dasar minyak bumi atau yang sering kita sebut mineral oil, Grup 3 memiliki karakter oli sintetis (syntetic oil) tetapi masih berbahan dasar minyak bumi maka sering disebut SEMI-Syntetic, sedangkan Grup 4 adalah Oli Fully-Syntetic berbahan dasar Polly-Alpha-Olefin, jadi bukan bahan dasar Mineral, alias dibuat di laboratorium. Untuk Grup 5 adalah oli selain dari grup 1-4 yaitu PAG (Oli Kompressor AC yang dipakai Dokter Mobil), dan lainnya.

Oli Mobil Terbaik yang direkomendasikan oleh Dokter Mobil
Oli Mobil Terbaik Dokter Mobil

KENAPA Oli Syntetic lebih baik? Menurut penelitian yang dilakukan American Motor Association:

  1. Oli grup 4 memiliki daya lumas yang konstan dibawah gesekan, ini karena besarnya molekul pelumasan yang dibuat di laboratorium disesuaikan dengan lebarnya bagian yang harus dilumasi.
  2. Oli syntetic memiliki molekul yang SERAGAM sehingga menghasilkan penguapan yang lebih RENDAH. Berbeda dengan oli mineral, yang memiliki besar molekul yang berbeda sehingga akan lebih banyak penguapan ketika dipakai.
  3. Oli grup 4 memiliki kekentalan yang lebih konstan ketika di suhu rendah maupun tinggi, sehingga dapat langsung melumasi ketika baru dihidupkan maupun dalam suhu tinggi.
  4. Oli Grup 4 memiliki tingkat oksidasi lebih rendah sehingga bisa dipakai lebih lama, sesuai dengan indikasi dari pabrik.

Mengenal Jenis Kekentalan Oli

Pernahkah kita melihat oli 10w40 dan 5w40? Taukah kita BEDANYA? Angka depan (10w , atau 5w) merupakan indikasi freezing point alias titik BEKU. Sedangkan angka blakang (w40, atau w30) menandakan Flash Point atau titik bakar.

Dapatkan oli terbaik yang sesuai dengan mobil anda atas rekomendasi TEAM DOKTER MOBIL

Dokter mobil sudah melakukan banyak pengetesan dalam memilih oli yang terbaik bagi customer,

Pengetesan pertama adalah FRICTION test, alias tes gesekan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah perbandingan daya LUMAS antar merk oli. Semakin tinggi angka yang ditunjukan kunci momen, semakin bagus olinya.